Enam Hal Inspiratif dari Film Zootopia

10403260_10153655890459877_3705096537663673808_n

 

Minggu lalu (29/2) saya sengaja menyempatkan diri untuk menonton Zootopia. Sejak film tersebut beredar di bioskop Kota Batam pada pertengahan Februari 2016, saya sudah meniatkan hati untuk menonton. Apalagi sejak anak saya mulai beranjak besar dan mengerti alur cerita, setiap ada film untuk anak-anak saya upayakan untuk menonton. Lumayan bisa menyenangkan hati bocah sambil me time.

Terlebih saat melihat resensi cerita Zootopia yang sangat menarik, semakin membuat saya tidak sabar untuk menikmati film besutan Disney tersebut. Bukan apa-apa, mengikuti cerita mengenai sosok yang tidak begitu dipedulikan di sebuah lingkungan memiliki daya tarik tersendiri.

GAMBARAN CERITA

Film berdurasi 108 menit tersebut menceritakan mengenai Judy Hopps (Ginnifer Goodwin) yang sejak kecil sangat berambisi untuk menjadi seorang polisi. Meski sempat diminta untuk memilih profesi lain oleh orangtuanya, Judy tetap kukuh untuk mewujudkan impian menjadi seorang polisi.

Meski sempat diremehkan semasa seleksi di akademi kepolisian, Judy akhirnya lolos menjadi seorang abdi negara. Ia bahkan menjadi lulusan terbaik dari akademi kepolisian tersebut. Setelah dinyatakan lolos, Judy pindah dari kampung halamannya Bunnyborrow, untuk bertugas di Zootopia

Zootopia merupakan kota metropolis yang dihuni berbagai binatang. Meski lulusan terbaik dari sekolah kepolisian, Judy tetap diremehkan. Hal tersebut dikarenakan, selama ini yang menjadi polisi di Zootopia umumnya binatang buas atau hewan yang memiliki fisik besar.

Itu makanya karena Judy hanya seekor kelinci, ia ditugaskan Kepala Polisi Bogo (Idris Elba) menjadi petugas tilang. Sementara teman-temannya yang lain ditugaskan untuk mencari 14 warga Zootopia yang hilang tanpa rimba selama beberapa minggu terakhir. Judy sempat sedih dan protes ke Kepala Polisi Bogo, namun rasa keberatan tersebut diabaikan. Meski sedih karena diabaikan, Judy akhirnya menjalankan tugasnya dengan penuh semangat hingga akhirnya membawa takdirnya menjadi seorang polisi terbaik di Zootopia.

Ada banyak hal menarik yang dialami Judy hingga akhirnya menjadi seorang polisi sesuai yang ia impikan. Menariknya, proses bagaimana Judy menjadi sosok yang ia impikan tidak bisa ditebak begitu saja. Ada banyak kejutan cerita di film yang disutradarai oleh Byron Howard, Rich Moore dan Jared Bush tersebut.

HIKMAH DIBALIK CERITA

Bila dibandingkan dengan beberapa film anak-anak yang ditayangkan beberapa bulan terakhir, saya berpendapat film ini paling menarik. Selain ceritanya tidak mudah ditebak seperti umumnya film anak-anak, juga menampilkan beberapa hikmah yang sangat menginsprasi. Apa saja? Berikut diantaranya.

Tidak Ada Impian yang Mustahil

Melihat beragam rintangan yang dialamai Judy selama proses mewujudkan impian cukup menginspirasi. Apalagi Judy bukannya down saat diremehkan, ia malah merasa tertantang untuk membuktikan bahwa ia mampu. Ia bahkan bisa mengubah kekurangan menjadi suatu kelebihan.

Saat akan mewujudkan impian, terkadang kita memiliki tekad yang berapi-api, namun saat menghadapi lingkungan, semangat tersebut menyurut dengan sendirinya. Terkadang kita terpengaruh dengan opini orang sekitar mengenai kemampuan kita. Akhirnya sebelum mencoba, semangat sudah kendur duluan.

Sebaliknya, lingkungan terkadang mendukung namun saat ada tantangan yang harus dihadapi terkadang kita bukannya bersemangat menghadapi tantangan tersebut, namun melempem duluan. Bahkan bilang, bila sudah jodoh tak akan kemana. Hohohoh… padahal impian harus diperjuangkan.

Tetap Semengat dan Pantang Menyerah

 Saat kita memimpikan sesuatu, senjata utama selain doa adalah semangat dan pantang menyerah. Saat semangat kita sudah full tank, Insya Allah rintangan seberat appaun bisa kita lalui. Bukankah selalu ada jalan bagi siapa saja yang mau berusaha?

Jangan Remehkan Orang

Satu pelajaran lain yang bisa saya ambil melalui film ini adalah jangan meremehkan orang lain hanya karena kita beranggapan orang tersebut tidak memiliki kapabilitas seperti kita. Terkadang kita hanya melihat secara permukaan saja, padahal di dalam sana orang yang kita remehkan tersebut bisa saja memiliki potensi yang luar biasa.

Dibully? Lawan!

Saat Judy di bully karena ia membantu teman sekelas yang dipalak, kelinci cantik itu bukannya menyerah dan tunggang langgang, ia malah menghadapi pembully tersebut tanpa rasa takut. Meski akhirnya kalah secara fisik, namun ia tetap menang. Pertama karena berani menghadapi pembully, kedua ia berhasil merebut tiket yang diambil si pembully tersebut.

Melihat adegan ini memberi inspirasi tersendiri pada penonton bahwa saat dibully kita jangan merasa gentar, karena terkadang si pembully malah gemetaran justru saat ia tahu orang yang ia bully tidak takut dengan hinaan dan cercaan yang dilontarkan oleh si pembully tersebut.

Dampak dari bully mem-bully juga sangat berbahaya. Korban yang terus dibully dan merasa sakit hati bisa melakukan sesuatu yang jahat yang tidak kita duga. Hal tersebut seperti yang terjadi pada Bellwether, seekor domba yang menjabat sebagai Asisten Walikota Zootopia.

Menilai Orang Tidak Bisa Dilihat dari Tampilan Semata

Don’t judge a book by its cover. Film ini sepertinya mau mengajarkan kita hal tersebut. Orang yang kita anggap baik, lemah seperti Bellwether, Asisten Walikota Zootopia, ternyata diakhir cerita memiliki sifat sebaliknnya.

Begitupula dengan Leodore Lionheart, Walikota Zootopia, penonton sempat menduga bahwa karakter Singa tersebut memiliki sifat jahat, namun diakhir cerita ternyata sosok tersebut tidak sejahat yang diduga.

Manusia Memiliki Sifat Dasar Baik

Melihat karakter Nick Wilde, kita seolah diperlihatkan bahwa sifat dasar manusia adalah baik – meski pernah jadi penipu, menjadi pembohong, dan sebagainya, sifat bawaan tersebut tidak bisa dipungkiri. Hanya saja terkadang keadaan membuat kita menjadi seseorang yang sebaliknya.Saat kita terpeleset menjadi seorang kriminal, selalu ada kesempatan untuk kembali menjadi orang baik. Asalkan, kita mau atau tidak kembali berjalan di track yang benar.

Ah, terlalu banyak hikmah yang bisa kita ambil melalui film tersebut, yang tidak mungkin saya ulas satu persatu. Ada baiknya teman-teman menonton langsung film yang inspiratif tersebut. Salam! (*)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *