Pencapaian ATB Selama 21 Tahun Mengabdi di Batam (1)

Suasana Pulau Batam yang menjadi wilayah suplai ATB.

Suasana Pulau Batam yang menjadi wilayah suplai ATB.

Kebocoran Rendah, Cakupan Pelayanan Hampir 100 Persen

Selama 21 tahun mengabdi di Pulau Batam, banyak pencapaian yang sudah diraih PT Adhya Tirta Batam (ATB). Salah satu pencapaian yang diraih oleh perusahaan air minum terbaik di Indonesia tersebut adalah cakupan pelayanan yang tinggi dengan tingkat kebocoran air yang sangat rendah.

 

ATB sudah mampu melayani hampir seluruh masyarakat di Pulau Batam. Perusahaan air yang sudah beroperasi sejak 1995 tersebut  tidak hanya menyediakan air bersih untuk pelanggan, namun juga membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga rumah liar dengan menyediakan layanan air bersih curah berupa kios air.

 

“Cakupan pelayanan ATB sudah mencapai 99,5 persen. Menariknya, meski cakupan sudah sangat tinggi, kebocoran air ATB sangat rendah. Tingkat kebocoran air ATB sudah berada diangka 15,17 untuk rata-rata tahunan 2015. Pada Juli 2016 ini kebocoran air ATB bahkan sudah mencapai 13,34 persen,” ungkap Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno.

 

Ia melanjutkan, cakupan pelayanan rata-rata perusahaan air minum di Indonesia masih rendah. Saat ini, rata-rata cakupan pelayanan perusahaan air minum di Indonesia baru 66,8 persen. Sementara rata-rata tingkat kebocoran air masih tinggi yakni sekitar 33-34 persen.

 

“Perusahaan air minum di Kota Bandung, Jawa Barat, misalkan. Cakupan pelayanan perusahaan air minum di kota tersebut baru 69 persen dengan tingkat kebocoran air 33 persen. Begitupula dengan perusahaan air minum di DKI Jakarta. Cakupan pelayanan air minum di DKI Jakarta masih 60 persen dengan tingkat kebocoran air40,25 persen,” ujar Enriqo.

 

Ia melanjutkan, bila dibandingkan dengan kota lain, cakupan pelayanan ATB jauh lebih tinggi dengan tingkat kebocoran air yang sangat rendah. Perlu diketahui, tingkat kebocoran air menjadi salah satu ukuran efisiensi sebuah perusahaan air minum. Semakin kecil tingkat kebocoran air, semakin efisien perusahaan air minum tersebut.

 

“Untuk cakupan pelayanan, semakin tinggi angkanya akan semakin baik. Sebaliknya, untuk tingkat kebocoran air semakin kecil persentasenya, akan semakin baik. Perusahaan air minum yang cakupan pelayanannya mendekati ATB adalah Surabaya, cakupan pelayanannya mencapai 95 persen. Hanya saja tingkat kebocoran airnya masih diangka 26 persen,” pungkasnya. (*)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *