Ini Keistimewaan Batam Dibanding Kota Lain

Kota Batam.

Kota Batam.

Batam, Kepulauan Riau, merupakan salah satu wilayah terluar di Indonesia. Meski demikian, infrastruktur di kota yang berbatasan langsung dengan Singapura ini sangat lengkap. Batam hampir memiliki semua fasilitas yang umumnya ada di setiap kota besar di Indonesia.

Batam tak hanya memiliki jalan raya yang lebar, luas dan mulus, namun juga dilengkapi bandar udara internasional. Bahkan bandar udara tersebut memiliki landasan pacu terpanjang di Indonesia. Bandara Internasional Hang Nadim memiliki landasan pacu sepanjang 4.025 meter.

Belum lagi pelabuhan ferry internasional yang menghubungkan Batam dengan Singapura dan Malaysia. Meski hanya memiliki luas daratan sekitar 715 km2, namun kota yang dikembangkan pemerintah pusat sejak 1970-an ini memiliki empat pelabuhan ferry internasional yang tersebar di beberapa titik, yakni Pelabuhan Ferry Internasional Batamcentre, Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Pelabuhan Ferry Internasional Nongsa Pura, dan Pelabuhan Ferry Internasional Waterfront.

Tak hanya itu, Batam juga cukup istimewa. Hal tersebut dikarenakan Batam mungkin satu-satunya wilayah yang berstatus kotamadya di Indonesia yang dilengkapi dua kantor imigrasi sekaligus, yakni Kantor Imigrasi Kelas I yang terletak di Batamcentre, satu lagi Kantor Imigrasi Kelas II yang terletak di Belakangpadang.

Selain itu, walaupun hanya berstatus sebagai kotamadya, Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kepulauan Riau berada di Batam, padahal biasanya ditempatkan di ibukota setiap provinsi. Begitupula dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau, tidak ditempatkan di Tanjungpinang –ibukota Provinsi Kepulauan Riau, namun ditempatkan di Batam.

Begitupula dengan infrastruktur air bersih dan listrik. Meski terbatas, namun kedua hal krusial untuk kemajuan suatu wilayah tersebut tersedia dengan cukup di Batam. Tidak seperti umumnya wilayah-wilayah perbatasan lain di Indonesia, kondisi kelistrikan di Batam cukup baik, begitu pula dengan air perpipaan.

Begitupula dengan fasilitas pendidikan. Meski awalnya dikembangkan sebagai daerah industri, fasilitas pendidikan di Batam sangat baik. Menurut data yang dirilis BP Batam melalui buku “Development Progress of Batam”, di Batam setidaknya ada 373 TK, 324 SD, 129 SMP, 81 SMA, 1 politeknik, dan 8 perguruan tinggi.

Sementara untuk fasilitas kesehatan, Batam setidaknya memiliki 64 Puskesmas, 14 rumah sakit, 83 rumah bersalin. 111 apotek, 148 toko obat dan 193 balai pengobatan. Sedangkan untuk tempat peribadatan, Batam setidaknya memiliki 913 masjid dan mushalla, 357 gereja, 39 vihara, dua pura, dan dua klenteng.

Batam didominasi para pendatang. Itu makanya tak heran hampir semua tempat ibadah untuk semua agama yang diakui pemerintah ada di Batam. Terkadang bahkan beberapa tempat peribadatan dibangun bersisian atau hanya berjarak beberapa meter. Meski demikian tak pernah menimbulkan konflik antar penganut agama karena toleransi yang sangat tinggi.

Fasilitas perbankan di Batam juga sangat lengkap. Hampir semua bank ada di Batam, mulai dari bank pemerintah, bank umum swasta, hingga bank perkreditan rakyat. Bila ditotal, setidaknya ada sekitar 64 bank yang beroperasi di kota yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini.

Begitupula dengan transportasi umum. Meski transportasi umum massal masih sangat terbatas dan belum menjangkau semua titik, fasilitas transportasi di Batam cukup baik. Batam setidaknya memiliki 688 bus kota dan 2.495 taksi. Belum lagi transportasi online yang kini semakin menggeliat seperti halnya di kota-kota besar lain di Indonesia.

Dulu saat akan pindah ke Batam, saya sempat kasak-kusuk, apakah ada bioskop di Batam, maklum saya termasuk orang yang hobi nonton. Ternyata bioskop di Batam jumlahnya malah lebih banyak di banding di Bogor, Jawa Barat. Begitupula dengan pusat perbelanjaannya. Semarak.

Bangga banget kan jadi warga Batam? Salah satu teman kuliah saya yang juga berasal dari Bogor, bahkan terang-terangan mengatakan tidak mau pindah lagi dari Batam. Kotanya kecil, tidak macet –karena jalan yang lebar, mulus, dan luas, namun memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Kalau teman-teman, betah dan bangga jugakah tinggal di Batam? Salam Bataminenglish! (*)

Share This:

10 thoughts on “Ini Keistimewaan Batam Dibanding Kota Lain

    1. Iya betul, hampir semua suku dan agama ada ya. Uniknya, mereka hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati.

  1. Memang Batam lumayan dibanding kota lain, saya pikir mungkin karena dia berkembangnya sudah diatur dari awal, beda dengan kota lain yang dibangun sendiri oleh masyarakat, rumah-rumah dipinggir jalan misalnya, kalo Batam kan dari awal sudah tidak boleh

    1. Iya betul mbak, dibangun jalan dulu baru pemukiman. Klo di daerah lain kan biasanya sudah ramai penduduk, baru dibangun infrastruktur.

  2. Sy malah kasian sm Tanjungpinang..krn sbg ibukota tp kantor2 lebih ramai d batam..huhu..
    Tp iya aiy, d batam ni enaknya blm trlalu sesak kyk jakarta..

    1. Iya Batam lebih ramai dan tertata, mungkin karena dulu dibangun dari sebuah lahan kosong yang belum (banyak) berpenduduk. Tapi sekarang Pinang juga sudah mulai berbenah ya.

  3. Batam lebih terkenal duluan kali ya th, makanya pembangunannya di pusatkan disini. Fasilitas komplit, cuman kurang Taman aja sih, kayak negeri tetangga sono. Hehe

    1. Iya mungkin karena fasilitas lebih lengkap, penduduk juga lebih banyak dibanding daerah-daerah lain di Kepri.

    1. Iya saya juga ngerasa begitu, dulu kirain Bogor yang paling spesial ternyata Batam lebih spesial hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *